Budaya-Kebudayaan-Keberagaman Indonesia

Hai teman-teman sekalian!!!
Ketemu lagi nih, apa kabar teman-teman yang membaca blog saya? Semoga sehat selalu ya, Aamiin. Kali ini saya akan membahas tentang keberagaman budaya nih. Mau tahu lebih lanjut? Yuk mari disimak ya guys.
Sebelumnya apa sih budaya dan kebudayaan itu? Kata Kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta, Budhayah, yaitu bentuk jamak dari budhi yang berarti budi atau akal. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Sedikit membaca juga nih guys, ada juga pengertian kebudayaan menurut para ahli. Mau tau? Mau tau? Yuk mari kita bahas sedikit. Kebudayaan menurut para ahli adalah :
1.    Prof. Dr. Koentjoroningrat mendefinisikan kebudayaan sebagai keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan bermasyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
2.    Kebudayaan menurut Ki Hajar Dewantara berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni alam dan zaman (kodrat dan masyarakat) yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran di dalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
3.    Malinowski menyebutkan bahwa kebudayaan pada prinsipnya berdasarkan atas berbagai system kebutuhan manusia. Tiap tingkat kebutuhan itu menghadirkan corak budaya yang khas.
4.    E.B Taylor (1873:30) dalam bukunya Primitive Culture kebudayaan adalah suatu satu kesatuan atau jalinan kompleks, yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, susila, hokum, adat-istiadat dan kesanggupan-kesanggupan lain yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
Nah setelah teman-teman tau dari para ahli diatas, kalian tau gak sih apa perbedaan budaya dengan kebudayaan itu? Mau tahu? Baiklah saya akan jelaskan sedikit ya hehe. Jadi, perbedaan antara budaya dan kebudayaan adalah bahwa budaya itu merupakan cipta, rasa dan karsa suatu masyarakat, sedangkan kebudayaan merupakan hasil dari cipta, rasa dan karsa masyarakat tersebut.

Kalau mau membicarakan budaya dan keberagaman Indonesia cakupannya sangat luas sekali ya, baik dari suku, adat, agama, ras, bahasa, dll. Itu semua tidak akan harmonis kalau kita saling serang dan tuduh. Maka dari itu tercermin dari semboyan “Bhinneka tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Satu dalam tujuan bersama, satu dalam mengembangkan indonesia, satu saling jaga dengan rasa kekeluargaan, satu dalam sifat yang positif lainnya. Jangan ego akan masing-masing budaya, disini saling jaga satu sama lain. Justru perbedaan itu indah, bisa saling tahu satu sama lain dan punya banyak cerita satu sama lain. Bukan malah memperkuat satu suku sama lain atau agama atau perbedaan yang lain. Sehingga timbul perpecahan, ego, dan bahkan memecah belah Indonesia. Yuk mari jadikan perbedaan budaya di Indonesia ini, perbedaan keberagaman suku bangsa, agama, bahasa, dll ini sebagai persatuan Indonesia. Untuk memperkuat kekeluargaan satu sama lain sehingga menjadi bangsa yang tangguh. Ingat ya guys sekali lagi, jadikan perbedaan sebagai cita rasa yang indah untuk memperkuat satu sama lain, bukan untuk saling bunuh satu sama lain. Berbeda-beda tetapi tetap satu. Sekian ya guys postingan dari saya, kalo ada yang kurang atau salah kata mohon dimaafkan. Kalau mau berbagi ilmu satu sama lain juga silahkan sangat terbuka untuk kalian hehe..

Pancasila

Hai teman-teman semua!!!
Kali ini saya akan membahas tentang Pancasila nih. Apa sih Pancasila itu? Pancasila adalah landasan dari segala keputusan bangsa dan menjadi ideologi tetap bangsa serta mencerminkan kepribadian bangsa. Pancasila merupakan ideologi bagi negara Indonesia. Dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan negara. Segala sesuatu hal dalam bermasyarakat dan berNegara tercantum semua dalam Pancasila ini.
Kita kulik sedikit yuk tentang etimologi kata dari Pancasila. Jadi, Etimologi kata “Pancasila” berasal dari bahasa Sansekerta dari India (bahasa kasta Brahmana) yaitu panca yang berarti “lima” dan sila yang berarti “dasar”. Jadi secara harfiah, “Pancasila” dapat diartikan sebagai “lima dasar”. Lima dasar dalam membentuk segala norma dan nilai yang berlaku pada bangsa ini. Dari mulai sila 1-5 berkesinambungan satu sama lain.
Setelah kita tau etimologi kata dari pancasila, yuk kita cari tahu lebih dalam lagi. Sekarang saya akan membahas sedikit tentang sejarah dari Pancasila. Jadi, Istilah Pancasila telah dikenal  sejak zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit dimana sila-sila yang terdapat dalam Pancasila itu sudah diterapkan dalam kehidupan masyarakat maupun kerajaan meskipun sila-sila tersebut belum dirumuskan secara konkrit. Menurut kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular, Pancasila berarti “berbatu sendi yang lima” atau “pelaksanaan kesusilaan yang lima”.
Berikut ini adalah bunyi dari teks pancasila :
PANCASILA
1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab.
3. Persatuan Indonesia.
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Sila pertama mengandung makna yaitu, tentang hubungan manusia dengan agama yang dipeluknya dan kaitannya dengan ketuhanan. Sila kedua menjelaskan tentang kemanusiaan yang adil. Jadi dalam sila kedua ini mengatur akan keadilan dalam berhubungan bermasyarakat. Sila ketiga menjelaskan tentang persatuan Indonesia. Jadi dalam hal ini kita dituntut untuk bersatu dalam menjunjung tinggi norma dan nilai yang berlaku di Indonesia, supaya terjalin persatuan dan tidak ada perpecahan. Sila keempat menjelaskan tentang kerakyatan permusyawaratan, jadi dalam sila ini kita harus jadi orang yang bermusyawarah, saling mendukung, mau nerima suatu keputusan, dan kebijaksanaan. Sila kelima menjelaskan tentang keadilan sosial, jadi dalam sila ini rakyat Indonesia harus adil dalam bersosial. Tidak ada kecemburuan sosial.

Sedikit informasi ulasan Pancasila dari saya ini. Semoga bermanfaat bagi teman-teman sekalian.

Indonesia Raya

Hari ini adalah hari pertama saya membuat dan memposting sebuah blog. Saya akan bercerita tentang Indonesia Raya. Indonesia merupakan sebuah Negara yang kaya akan hasil alamnya. Bukan dari segi alamnya saja, bahkan sumber daya manusianya juga melimpah. Ya berbicara Indonesia tak luput dari SDA dan SDM nya. Tetapi apakah Indonesia akan menjadi Negara besar? Disegani? Dihormati? Itu semua bisa terjadi asal ada timbal balik hubungannya. Maksudnya apa? SDM dan SDAnya harus saling berhubungan, contohnya dikala manusia membutuhkan pangan, alam kita menyediakan. Dan sebaliknya disaat alam membutuhkan kita, kita juga harus berperan aktif dalam menjaga dan melestarikannya. Bukan malah merusak dan hanya memanfaatkan hasil alamnya saja. Oh iya SDM kita juga perlu di olah supaya tidak tertinggal zaman, maksudnya apa? Alam kita melimpah ruah, dan  SDM kita juga harus pintar. Pintar dari segi cara mengolah SDA yang ada, dan pintar dalam melihat bisnis dan peluang yang ada, supaya Indonesia bisa maju dalam ke depannya. Intinya adalah kita harus bisa menjadi warga negara yang bangga dengan Indonesianya. Banyak potensi dan prestasi anak bangsa yang bisa dibanggakan di dunia internasional juga.
Kontribusi saya dalam Indonesia saat ini hanya belajar, belajar, dan belajar. Supaya apa? Supaya kelak saya bisa menjadi pemuda yang bisa di andalkan oleh Negara sendiri. Saya juga mempunyai cita-cita kedepannya. Cita-cita saya adalah disaat saya sedang kuliah bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk sesama yang membutuhkan. Disaat saya lulus S1 kelak saya juga ingin membuat suatu lembaga masyarakat yang dimana kedepannya berhubungan dengan pendidikan anak bangsa. Supaya apa? Supaya anak bangsa tidak ada yang tertinggal, dan memiliki skill individu yang baik supaya bisa bertahan hidup di Negara kita dan bahkan bisa membuat maju Negara kita yang besar ini.

Intinya adalah untuk menjadi bangsa yang besar, kita tidak boleh malas, dan ubah cara pandang kita terhadap Indonesia supaya lebih maju lagi. Saya sangat suka dengan kata-kata Moh. Hatta pada pembelaannya ketika di adili di Belanda pada tahun 1928 karena memperjuangkan berdirinya Indonesia merdeka. Dengan lantang ia berucap  “Hanya ada satu Negara yang pantas menjadi negaraku. Ia tumbuh dengan perbuatan, dan perbuatan itu adalah perbuatanku”. So jadi berbuatlah baik terhadap Negara kita, dimulai dari yang kecil dahulu. Sekian pembahasan dari saya, terimakasih.

Translate

Diberdayakan oleh Blogger.