Home » » Performance Management and Appraisal

Performance Management and Appraisal

Pada pertemuan pertama setelah uts saya tidak masuk dalam kelas PIO karena terhalang oleh kesehatan. Pada kesempatan ini saya akan membahas Performance Management and Appraisal, saya ambil materi ini dari buku Ashar Sunyoto Munandar yang membahas Psikologi Industri dan Organisasi. Berikut penjelasan lebih lanjut dari materi kita kali ini:
Performance Management and Appraisal:
Selama bekerja tenaga kerja menunjukkan unjuk-kerjanya (performance). Dalam melaksanakan tugas pekerjaannya tenaga kerja menunjukkan motivasi tertentu sehingga mencapai capaian kerja pada tingkat tertentu. Imbalan terhadap hasil kerjanya ini serta pengalamannya selama melakukan tugas pekerjaannya, menentukan tinggi rendahnya derajat kepuasan kerja. Kepuasan kerja memiliki pengaruh tertentu pada motivasi kerja tenaga kerja.
Pada kali ini kita akan membahas Performance Management and Appraisal. Ini merupakan salah satu alat kendali dari management. Karena itu pelaksanaan penimbangan karya atau performance appraisal harus dilihat sebagai satu kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan lain dalam memenejemeni organisasi industry secara berhasil. Ketepatan teknik performance appraisal ditentukan oleh kebudayaan dan gaya menejemen yang berlangsung di system organisasi industry.
Performance Management and Appraisal adalah proses penilaian dari ciri-ciri kepribadian, perilaku kerja, dan hasil kerja seorang tenaga kerja/karyawan (pekerja dan manejer), yang dianggap menunjang unjuk-kerjanya, yang digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan tentang tindakan-tindakan terhadapnya di bidang ketenagakerjaan.
Bordman dan Melnick (1990) mengusulkan satu rumusan untuk menghitung ‘Productivity Rating Index’ (PRI) seseorang.PRI adalah hasil perkalian dari ‘Time Based Index’ (TBI) dengan ‘Quality Index’ (QI). TBI yang merupaka ukuran untuk kuantitas, adalah hasil pembagian dari ‘waktu yang diperkirakan untuk penyelesaian tugas’ (ET) dengan ‘waktu actual untuk menyelesaikan tugas’(AT). Jadi TBI = ET:AT.
Tujuan Performance Management and Appraisal:
Cascio (1989) memberikan berbagai macam tujuan yang dapat dicapai dengan melakukan penimbangan karya yang baik, yang dapat kita bedakan ke dalam tujuan  untuk kepentingan tenaga kerjanya dan tujuan untuk kepentingan organisasinya.
·           Tujuan untuk Kepentingan Tenaga Kerja
Tujuan untuk kepentingan tenaga kerja dapa dibedakan ke dalam tujuan yang lebih berorientasi ke masa lalu dan tujuan yang berorientasi ke masa depan.
·           Tujuan untuk Kepentingan Organisasi Kerja
-. Hasil penimbangan karya dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis masalah-masalah organisasi.
-. Hasil penimbangan karya dapat digunakan untuk mengabsahkan test yang digunakan dalam seleksi.
Teknik-Teknik Penimbangan Karya:
·           Teknik Relatif/Nisbi terdiri dari:
-. Group Order Ranking
-. Individual Ranking
-. Paired Comparison
·           Teknik Absolut teridiri dari:
-. Essay Appraisal
-. Critical Incident Appraisal
-. Graphic Rating Scales
-. Behaviorally Anchored Rating Scale
·           Teknik Berorientasi Pada Keluaran

Refrensi : Psikologi Industri dan Organisasi (Ashar Sunyoto Munandar)

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Diberdayakan oleh Blogger.