Hari ini adalah hari pertama saya
membuat dan memposting sebuah blog. Saya akan bercerita tentang Indonesia Raya.
Indonesia merupakan sebuah Negara yang kaya akan hasil alamnya. Bukan dari segi
alamnya saja, bahkan sumber daya manusianya juga melimpah. Ya berbicara
Indonesia tak luput dari SDA dan SDM nya. Tetapi apakah Indonesia akan menjadi
Negara besar? Disegani? Dihormati? Itu semua bisa terjadi asal ada timbal balik
hubungannya. Maksudnya apa? SDM dan SDAnya harus saling berhubungan, contohnya
dikala manusia membutuhkan pangan, alam kita menyediakan. Dan sebaliknya disaat
alam membutuhkan kita, kita juga harus berperan aktif dalam menjaga dan
melestarikannya. Bukan malah merusak dan hanya memanfaatkan hasil alamnya saja.
Oh iya SDM kita juga perlu di olah supaya tidak tertinggal zaman, maksudnya
apa? Alam kita melimpah ruah, dan SDM
kita juga harus pintar. Pintar dari segi cara mengolah SDA yang ada, dan pintar
dalam melihat bisnis dan peluang yang ada, supaya Indonesia bisa maju dalam ke
depannya. Intinya adalah kita harus bisa menjadi warga negara yang bangga
dengan Indonesianya. Banyak potensi dan prestasi anak bangsa yang bisa
dibanggakan di dunia internasional juga.
Kontribusi saya dalam Indonesia
saat ini hanya belajar, belajar, dan belajar. Supaya apa? Supaya kelak saya
bisa menjadi pemuda yang bisa di andalkan oleh Negara sendiri. Saya juga
mempunyai cita-cita kedepannya. Cita-cita saya adalah disaat saya sedang kuliah
bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk sesama yang membutuhkan. Disaat saya
lulus S1 kelak saya juga ingin membuat suatu lembaga masyarakat yang dimana
kedepannya berhubungan dengan pendidikan anak bangsa. Supaya apa? Supaya anak
bangsa tidak ada yang tertinggal, dan memiliki skill individu yang baik supaya
bisa bertahan hidup di Negara kita dan bahkan bisa membuat maju Negara kita
yang besar ini.
Intinya adalah untuk menjadi bangsa
yang besar, kita tidak boleh malas, dan ubah cara pandang kita terhadap
Indonesia supaya lebih maju lagi. Saya sangat suka dengan kata-kata Moh. Hatta
pada pembelaannya ketika di adili di Belanda pada tahun 1928 karena
memperjuangkan berdirinya Indonesia merdeka. Dengan lantang ia berucap “Hanya ada satu Negara yang pantas menjadi
negaraku. Ia tumbuh dengan perbuatan, dan perbuatan itu adalah perbuatanku”. So
jadi berbuatlah baik terhadap Negara kita, dimulai dari yang kecil dahulu.
Sekian pembahasan dari saya, terimakasih.

0 komentar:
Posting Komentar