Home » » Review PIO (Psikologi Industri & Organisasi)

Review PIO (Psikologi Industri & Organisasi)

Review PIO
Dalam sesi pertemuan pertama belajar mata kuliah PIO kurang rasanya kalau tidak mereview kembali. Apasih yang dimaksud dengan PIO? PIO kepanjangan dari Psikologi Industri & Organisasi. Sebelum masuk ke definisi apa sih Psikologi itu? Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia akan sesama dan lingkungan. Nah PIO adalah salah satu cabang dari Psikologi, PIO mempelajari perilaku manusia sebagai tenaga kerja dan konsumen. Baik secara perorangan maupun kelompok untuk dapat diterapkan dalam industry dan organisasi, guna kemanfaatannya baik untuk manusianya maupun organisasinya.
Sejarah PIO dimulai tahun 1901 oleh Walter Dill Scott tentang kemungkinan penggunaan psikologi dalam periklanan (Theory of Advertising). Tahun 1913 Hugo Muestenberg.  Frederick Winslow yang melahirkan ilmu ergonomic (kondisi kerja dan kerekayasaan). Tahun 1924 dimulai suatu seri penelitian di Illinois. Tahun 1960 psikologi di bidang penjualan berkembang pesat (perilaku konsumen).
PIO di Indonesia dikembangkan sekitar tahun 1950an, setelah tahun 1949, terdapat kegiatan tes psikologi  di Balai Psychotechniek dan Pusat Psikologi Angkatan Darat. PPAD ini menghasilkan satu alat tes yang disebut Assessment Centre yang mengaitkan antara potensi dengan kompetensi. Alat-alat tes di Indonesia harus disesuaikan juga dengan kebudayaan Indonesia sendiri melalui proses penerjemaah dan adaptasi.
Contoh alat tes:
·                     Proyektif : kesadaran diri sendiri, memproyeksikan diri sendiri melalui
                  bentuk gambar
·                     SSCT
·                     HTP
Adapun terdapat aktivitas dari PIO yaitu :
·                     Masukan seleksi dan penempatan
·                     Pelatihan
·                     Motivasi kerja, kepuasan kerja, stress dan keselamatan kerja, dll

Masih banyak aktivitas PIO lainnya tapi yang jelas itu semua guna mendorong manusia lebih efektif lagi dalam bekerja dan lebih berinovasi lagi guna menumbukan semangat kerja dan pertumbuhan perusahaan.

0 komentar:

Posting Komentar

Translate

Diberdayakan oleh Blogger.