Man Power
Planning
Halo guys, sekarang kita akan sharing tentang Man Power
Planning nih. Apasih MPP itu? Apa tujuannya? Apa manfaat dan langkah dari MPP? Apasih
factor, proses, dan syarat dari MPP itu? Nah mari kita bahas satu-satu.
Apasih Man Power Planning itu? Manpower planning atau perencanaan tenaga kerja merupakan suatu proses mengidentifikasi,
mengevaluasi, dan juga merencanakan pemenuhan kebutuhan SDM yang akan menempati
jabatan tertentu dalam perusahaan sesuai dengan standar kebutuhan yang sudah ditetapkan
sebelumnya. Menurut Andrew E. Sikula (1981 : 145) Human resource of manpower planning has
been defined as the process of determining manpower requirements and then means
for meeting those requirements in order to carry out the integrated plans of
thr organization.
Tujuannya
adalah perencanaan
sumber daya manusia, menghubungkan sumber dya
manusia yang ada untuk kebutuhan perusahaan pada masa datang
Manfaat MPP :
•
Perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya manusia
yang ada dalam perusahaan secara lebih baik.
•
Efektifitas kerja juga dapat lebih ditingkatkan
apabila sumber daya manusia yang ada telah disesuaikan dengan kebutuhan
perusahaan.
•
Produktifitas dapat lebih ditingkatkan apabila
memiliki data tentang pengetahuan, pekerjaan, pelatihan yang telah diikuti oleh sumber daya
manusia.
•
Perencaan sumber daya manusia berkaitan denga
penentuan kebutuhan tenaga kerja dimasa depan, baik dalam arti jumlah kualifikasinya
untuk mengisi berbagai jabatan dan meyelenggarakan berbagai aktifitas baru kelak.
•
Penanganan informasi ketenagakerjan.
Langkah-langkah melakukan MPP :
•
Mampu menetapkan secara jelas kualitas dan
kuantitas SDM.
•
Mengumpulkan data dan informasi yang lengkap
mengenai SDM.
•
Mengelompokkan data dan informasi tersebut,
kemudian menganalisisnya.
•
Menetapkan beberapa alternatif yang kira kira
sanggup ditempuh.
•
Memilih alternatif terbaik dari berbagai alternatif
yang ada.
•
Menginformasikan rencana terpilih kepada para
karyawan agar direalisasikan.
Factor MPP Program :
Faktor penentu kondisi bisnis
sosial,politik,hukum melalui berbagai peraturan dibidang prsonalia,perubahan
sikap dan tingkah laku,dan sebagainya. Sedangkan perubahan – perubahan
ternologi.
•
Keputusan keputusan organisasional
Rencana strategis perusahaan adalah keputusan yang paling berpengaruh dalam jangka
panjang.
Besarnya anggaran adalah
pengaruh jangka pendek.
Forecast penjualan jangka
pendek.
Reorganisasi atau perancangan kembali pekerjaan
pekerjaan.
•
Faktor faktor persediaan keryawan
Pensiun,permohonan berhenti,terminasi,dan kematian
berfungsi seagai pedoman perencaan yang akurat.
Proses MPP :
•
Mengetahui visi,
misi, tujuan rencana organisasi
•
Memprediksi
kebutuhan SDM yang akan datang
•
Memahami kondisi SDM
yang ada saat ini
•
GAP SDM yang ada
dengan yang dibutuhkan
•
Program pemenuhan
kebutuhan
•
Penyusutan
perencanaan
Syarat melakukan MPP :
•
Harus mengetahui secara jelas maslah yang direncankannya.
•
Harus mengumpulkan dan menganalisis informasi
tentang SDM dalam organisasi tersebut secara lengkap.
•
Mempunyai pengalaman luas tentang analisi pekerjaan
(job analysis), kondisi organisasi,dan persediaan SDM.
•
Harus mampu membaca situasi SDM saat ini dan masa
mendatang.
•
Mampu mempekirakan peningkatan SDM dan teknologi
masa depan.
•
Mengetahui secara uas peraturan dan kebijaksanaan
pemerintah,khususnya yang menyangkut tenaga kerja.



