Review Rekrutmen dan Seleksi

Review Rekrutmen dan Seleksi
Pada pertemuan kamis lalu, masuk pada pertemuan ke tiga PIO yaitu tentang Rekrutmen dan Seleksi. Apa sih Rekrutmen? Apasih Seleksi? Rekrutmen adalah proses menjaring, sedangkan Seleksi adalah proses menyaring. Lalu apasih Organisasi itu? Organisasi adalah orang, struktur/system dan teknologi ber-interaksi diikat dalam values/culture untuk mencapai visi dan misi.

Peran Manager Modern:
Strategic Partner         : proses strategi → interaksi yang konsisten antara individu dengan perencanaan strategi
Change Agent             : kapasitas perubahan → pengembangan “trust”, pemecahan masalah dan perencanaan program pelaksanaan
Employee Champion   : komitmen karyawan dan kompetensi → “listening, responding and meeting employee resourceneeds”
Administrative Expert  : efisiensi proses → “re-engineering” proses kerja dan “managing” infrastruktur

Dalam pembahasan kemarin dicontohkan orang Astra. Di Astra oranisasinya sangat kuat, jadi ketika orang Astra pindah kerjaan maka akan gampang sekali. Maksudnya gimana? Di Astra sudah ditanamkan system organisasi, jika perusahaan lain ingin memakai jasa orang itu. Maka dia akan mendapatkan jasa orang itu plus organisasi yang ditanamkan pada orang itu. Istilahnya dapat orang dapat organisasinya, karena sudah terbiasa berorganisasi. Astra memakai strategi make, jadi mengembangkan potensi yang ada didalam perusahaan.

Karakter Learning Organization:
·                     Ada hirarki tiga level, yaitu: kebijakan, strategi dan operasi (protap, juklak, juknis)
·                     Ada pembelajaran double-loop yang menghasilkan feedback multiple
·                     Memiliki sarana untuk memproses dan memadukan semua aliran informasi
·                     Ini bisa dilakukan dengan menempatkan pemberian arahan pada pusat pembelajaran organisasi

Disiplin: sebagai inti membangun learning organization:
·                     Keahlian/Kematangan Pribadi: visi pribadi, tensi kreatif, dan konflik   structural
·                     Model mental ( mental model: imajinasi sebelum melakukan tindakan)
·                     Visi bersama

·                     Tim pembelajar sebagai aksi visi bersama

Job Desk (individu)

Job Desk

Berikut adalah responden yang saya wawancarai mengenai pekerjaannya:
Nama     : Suratno
Profesi : Penjual Mie Ayam dan Bakso

Deskripsi Jabatan :


  • Membeli bahan mie ayam dan bakso untuk dijual
  • Menjual mie ayam dan bakso
  • Mengantar makanan apabila ada pesanan (minimal 3 mangkok)


Spesifikasi Jabatan :


  • Penjual mie ayam dan bakso tetap di Jl. Batu Merah 1 Pasar Minggu Jakarta Selatan


Standar Kinerja Jabatan :


  • Membeli bahan-bahan mie dan bakso dari pabrik dikawasan pasar minggu sebanyak 4-6 kg, berangkat dari jam 03:00 pagi sampai jam 05:00
  • Menjual mie ayam dan bakso dari jam 09:00 sampai jam 17:00 di Alfamart Jl. Batu Merah 1 Pasar Minggu Jakarta Selatan sebanyak 3kg mie ayam dan 3kg bakso
  • Mengantar mie ayam dan bakso apabila pembeli memesan lebih dari 3 porsi disekitar kawasan tempat berjualan dengan menggunakan sepeda motor

Berikut adalah foto saya pada saat sesi wawancara :

Review PIO (Psikologi Industri & Organisasi)

Review PIO
Dalam sesi pertemuan pertama belajar mata kuliah PIO kurang rasanya kalau tidak mereview kembali. Apasih yang dimaksud dengan PIO? PIO kepanjangan dari Psikologi Industri & Organisasi. Sebelum masuk ke definisi apa sih Psikologi itu? Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia akan sesama dan lingkungan. Nah PIO adalah salah satu cabang dari Psikologi, PIO mempelajari perilaku manusia sebagai tenaga kerja dan konsumen. Baik secara perorangan maupun kelompok untuk dapat diterapkan dalam industry dan organisasi, guna kemanfaatannya baik untuk manusianya maupun organisasinya.
Sejarah PIO dimulai tahun 1901 oleh Walter Dill Scott tentang kemungkinan penggunaan psikologi dalam periklanan (Theory of Advertising). Tahun 1913 Hugo Muestenberg.  Frederick Winslow yang melahirkan ilmu ergonomic (kondisi kerja dan kerekayasaan). Tahun 1924 dimulai suatu seri penelitian di Illinois. Tahun 1960 psikologi di bidang penjualan berkembang pesat (perilaku konsumen).
PIO di Indonesia dikembangkan sekitar tahun 1950an, setelah tahun 1949, terdapat kegiatan tes psikologi  di Balai Psychotechniek dan Pusat Psikologi Angkatan Darat. PPAD ini menghasilkan satu alat tes yang disebut Assessment Centre yang mengaitkan antara potensi dengan kompetensi. Alat-alat tes di Indonesia harus disesuaikan juga dengan kebudayaan Indonesia sendiri melalui proses penerjemaah dan adaptasi.
Contoh alat tes:
·                     Proyektif : kesadaran diri sendiri, memproyeksikan diri sendiri melalui
                  bentuk gambar
·                     SSCT
·                     HTP
Adapun terdapat aktivitas dari PIO yaitu :
·                     Masukan seleksi dan penempatan
·                     Pelatihan
·                     Motivasi kerja, kepuasan kerja, stress dan keselamatan kerja, dll

Masih banyak aktivitas PIO lainnya tapi yang jelas itu semua guna mendorong manusia lebih efektif lagi dalam bekerja dan lebih berinovasi lagi guna menumbukan semangat kerja dan pertumbuhan perusahaan.

Translate

Diberdayakan oleh Blogger.